Senin, April 30, 2012

PRA BAYAR PLN

LANGKAH JENIUS TAPI SANGAT TERLAMBAT

Mulai 1,5 (satu setengah) tahun yang lalu PLN mulai gencar menawarkan pembayaran rekening melalui sistem Pra Bayar.... suatu sistem yang sangat jenius dan secara langsung akan menjawab sebagian besar permasalahan di PLN. Dengan sistem Pra Bayar, konsumen pemakai jasa setrum PLN harus merogoh kocek didepan alias bayar didepan untuk mendapatkan pasokan listrik, seperti halnya pra bayar telepon seluler dengan sistem ini konsumen sangat diuntungkan dari segi kemudahan membayar dan mengelola keuangannya, karena dengan sistem pra bayar konsumen dapat mengontrol pemakaian listrik dan menyesuaikannya dengan kemampuan keuangannya. Di sisi PLN dengan sistem prabayar permasalahan-permasalahan yang sering timbul terkait dengan komplain pelanggan terhadap ketidakakuratan pembacaan meter dapat diatasi akan tetapi yang sangat menguntungkan adalah jelas-jelas PLN akan mendapatkan fresh monay didepan yang dapat digunakan untuk kegiatan operasionalnya.
Meski demikian langkah PLN ini sangatlah terlambat, pertanyaannya adalah kenapa sistem pra bayar baru sekarang diterapkan..... (kenapa tidak 2-4 tahun lalu ) ? apa karena para pemikir dan pimpinan PLN baru sadar sekarang...? atau bisa jadi memang dengan sistem yang lama banyak sekali peluang-peluang yang bisa dimanfaatkan oleh oknum-oknul PLN....? sehingga sistem lama mati-matian dipertahankan ?

setelah kurang lebih 1,5 tahun sistem pra bayar diterapkan dan PLN sangat gencar mempromosikan sistem ini pada era kepemimpinan Dahlan Iskan dan menurut saya saat itu sangat sukses, pertanyaan sekarang adalah  saat ini tidak terdengar sama sekali promosi, kampanye, atau sosialisasi sistem pra bayar PLN, dan bahkan banyak dikalangan masyarakat  yang masih curiga dengan keakuratan sistem baru ini........ Apa karena Direkturnya sudah bukan Dahlan Iskan.... atau PLN sengaja mempertahankan sistem lama yang nyata-nyata banyak menguntungkan para Oknum PLN dengan sistem Denda.........

yang jelas kalau PLN mampu mengajak 50% konsumen beralih ke sistem Listrik Pra bayar, tidak bisa saya bayangkan (sengaja saya ngak mau ngitung) berapa duit PLN dari uang muka pembayaran listrik konsumen....... ? saya yakin dalam satu tahun saja, PLN mampu berinvestasi jaringan Listrik di luar jawa sekaligus membangan pembangkit dari uang konsumen tersebut..........  Ayo PLN jangan setengah-setengan kalau mau membuat perubahan........

Baca Selengkapnya....

Jumat, Februari 18, 2011

Account Receivable Turnover & dampaknya terhadap kinerja Perusahaan

Tidak banyak para pengusaha yang menganggap penting melakukan analisis terhadap account receivalbe turnover (perputaran piutang)yang terjadi di perusahaannya, hal itu bisa jadi menjadi sesuatu hal yang terlewatkan atau mungkin para pengelola bisnis tidak faham pentingnya pengelolaan piutang.
Di era persaingan bisnis yang sangat ketat, timbulnya piutang tidak dapat dicegah. Piutang timbul dikarenakan adanya penjualan secara kredit (pembayaran mundur) hal ini mampu mendongkrak kinerja sales menjadi sangat menarik, akan tetapi terkadang banyak perusahaan yang terlena dengan terdongkraknya penjualan melalui sistem kredit tersebut, banyak kasus di lapangan mereka tidak sadar bahwa piutang perusahaan sudah mencapai titik yang membahayakan apalagi sebagian dari piutang tersebut bermasalah (piutang macet). Kalau itu sudah terjadi lain lagi masalahnya, bisa-bisa sebentar saja perusahaan akan bangkrut.... alias kolaps..... mengingat modal kerja perusahaan yang seharusnya digunakan untuk mendukung kegiatan operasional (membeli bahan baku, membayar overhead pabrik, membayar upah dan kebutuhan operasional lainnya ) ternyata dana-dana tersebut banyak tertanam dalam piutang yang macet dan tidak segera dapat dijadikan uang tunai.

Berarti Turnover yang panjang pada Piutang Dagang berakibat modal kerja yang diperlukan juga relatip lebih besar. kalau pemenuhan modal kerja berasal dari pinjaman pihak ketiga dan konsekwensinya akan timbul biaya modal yang tinggi, biaya modal yang tinggi berdampak pada penetapan harga jual..... ujung-ujungnya harga jual produk sangat tinggi dan dan tidak dapat bersaing dengan produk lain sejenis... ditambah lagi beban biaya untuk menagihan juga meningkat.
inilah secara singkat uaraian dampak yang didapat dari adanya Perputaran Piutang yang panjang. Pentingnya mengendaliakan perputaran piutang sangat membantu perusahaan dalam meningkatkan efisiensi dan efektifitas usahanya. berarti faktor-faktor yang berdampak pada besar-kecilnya perputaran piutang segera dicermati dan mendapatkan perhatian yg serius, khususnya proses penseleksian customer sampai dengan pengendalian piutang dan penagihannya...

Baca Selengkapnya....

Kamis, Februari 11, 2010

DARIMANA GAJI ANDA BERASAL ?

Hai Bro,.... apakah kalian faham dan mengerti darimana uang yang dibayarkan sebagai GAJI kalian berasal ? Pertanyaan tersebut terlihat sangat sederhana dan tidak berarti, akan tetapi kalau kita mencermati lebih jauh hal ini sangat penting agar supaya kita dapat lebih bersikap profesional. Banyak diantara kita yang tidak peduli atau sengaja tidak mau tau darimana gaji yang dibayarkan untuk kita berasal, yang penting kita dah bekerja dan pada akhir bulan "HARUS & HARUS" terima gaji.
Sebenarnya gaji yang dibayarkan perusahaan kepada kita, adalah berasal dari jerih payah kita juga yang merupakan bagian dari manajemen, untuk itu beberapa hal yang perlu difahami adalah sejauh mana karyawan memahami karakteristik dan proses bisnis perusahaan, yang meliputi Bidang usaha, apa yang dijual, siapa sigmen pasarnya, dan bagaimana peruahaan mendapatkan profit dari bisnisnya tersebut. Pemahaman ini sangat penting untuk menumbuhkan sikap profesionalisme dan rasa peduli serta rasa ikut memiliki perusahaan.

Setelah kita memahami karakteristik usaha dimana kita bekerja, tentunya kita akan dapat bersikap bahwa apabila kita tidak bekerja sesuai dengan Job dan tanggungjawab kita, maka kelangsungan usaha perusahaan akan terganggu. Rasa ikut memiliki juga akan menumbuhkan rasa peduli dan peka terhadap lingkungan kerja. Kita akan selalu berfikir setiap biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan akan berdampak pada tingkat profit, begitu sebaliknya setiap langkah yang tepat dalam mendapatkan pendapatan akan meningkatkan profit, semakin meningkat profit maka berarti kesejahteraan karyawan akan semakin terjamin.

Kepekaan pada lingkungan kerja dapat di contohkan sebagai berikut :
  • Memahami Job Discription secara jelas (tau dan faham akan tugas dan tanggung jawabnya)
  • Melaksanakan pekerjaan secara efisien (pemanfaatan kertas, listrik, telepon & waktu dll secara cermat & proposional)
  • Bekerja dengan konsentrasi yang tinggi, jangan hanya bercanda saja apalagi facebook-an
  • Peka terhadap kerapian dan kebersihan lingkungan kerja
  • Menjadi juru bicara yang baik bagi perusahaan saat kita berada diluar lingkungan perusahaan.
  • Menjaga tim agar tetap solid
Kalau semua karyawan dapat bersikat seperti contoh diatas, saya yakin perusahaan tempat Kamu bekerja akan semakin melesat, maju dan mendapatkan profit yang besar. Profit yang besar berarti GAJI karyawan juga akan naik, lingkungan kerja semakin nyaman dan kesejahteraan dan jaminan hari tua semakin terjamin...........
Akan tetapi kalau itu semua sudah Anda kerjakan dan memang kinerja perusahaan meningkat, akan tetapi tidak ada peningkatan Gaji / kesejahteraan...... ? ya saya sarankan CARI KERJA lagi ditempat lain yang Top Manajemennya mempunyai komitmen yang kuat terhadap kesejahteraan karyawannya.............

Baca Selengkapnya....

Selasa, Februari 09, 2010

POTONGAN PAJAK PENGHASILAN

Belum Semua WP Faham :

Ternyata UU No. 36 tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan yang sebenarnya telah berlaku mulai 1 Januari 2009 masih belum tersosialisasikan secara maksimal kepada masyarakat, beberapa klien saya (perusahaan menengah) saat audit rata-rata pernah dengar akan tetapi secara detail mereka tidak tahu bagaimana tata cara pelaporan dan perhitungannnya, yang mereka tahu bahwa tarip pajak saat ini sebesar 28% flat. "Pak Yusuf, berarti beban pajak saya untuk tahun ini saja sangat besar belum lagi bebean lainnya, Gimana nih Pemerintah ?"......... itu ungkapan kegusaran para pengusaha selama ini.... termasuk juga saat saya berbicara dalam RAT koperasi... banyak para Anggota yang mempertanyakan besaran tarip pajak tersebut.

Ketidak fahaman mereka cukup beralasan, karena sosialisasi peraturan baru tidak maksimal. Kesalahan tafsir atas atar penerapan tarip PPh Badan sangat merugikan Perusahaan itu sendiri, hal tersebut sangat berdampak pada estimasi pengusaha terhadap Beban Pokok, Penetapan Harga Jual, estimasi laba dll..... akan tetapi yang sangat menarik sebetulnya, sudah banyak para pengusahan yang mencoba mencari-cari celah untuk dapat membayar pajak lebih kecil (baca : usaha memanipulasi pajak), ini yang sebetulnya harus diantisipasi oleh jajaran Direktorat Perpajakan. Ketidakfahaman mereka terhadap cara perhitungan pajak mengakibatkan pikiran-pikiran kotor (FIKTOR) bermunculan.

DISCOUNT TARIP 50% BAGI USAHA KECIL
Berdasarkan UU No. 36 tahun 2008 Pasal 17 ayat (1b) diatur bahwa untuk penghasilan kena pajak Wajib Pajak Badan Dalam Negeri dan Bentuk Usaha Tetap dikenakan tarif sebesar 28%. akan tetapi di pasal berikutnya diatur mengenai pengenaan dicount untuk perusahaan yang mempunyai peredaran bruto dibawah 50% :
"Wajib Pajak Badan Dalam Negeri dengan peredaran bruto sampai dengan Rp 50 Miliar mendapat fasilitas berupa pengurangan tarif sebesar 50% dari tarif sebagaimana dimaksud dalam Pasal 17 ayat (1) huruf b dan ayat (2a) yang dikenakan atas Penghasilan Kena Pajak dari bagian peredaran bruto sampai dengan Rp 4,8 Miliar."

Jadi sebenarnya khusus untuk perusahaan yang mempunyai Omset dibawah 50 m, sebanyak 4,8 m diberikan insentip berupa pemotongan 50% tarip pajak......
Tata cara perhitungannya dapat dilihat secara jelas di bagian penjelasan pasal 31E UU No. 36 tahun 2008.

artinya bagi perusahaan kecil yang peredaran usahanya tidak memcapai 4,8 m, tarip pajaknya hanya 50% X 28 = 14%

Donwload :
UU No. 36 tahun 2008 tentang pajak Penghasilan




Baca Selengkapnya....

GRATIS PENYIMPANAN FILE DI INTERNET